Sajak DG Kumarsana
Mengitari air riak gelombang
menyatu dalam doa, riak riak mengabur dalam asap karma
mantramku mengalun bersama suara kecipak burung, pada bait lepas
gelombang pecah
mengulum langit kejauhan di atas laut menjorok
tebing tebing pantai senggigi
disini umatmu hadir kata sepatah patah
patah kata berdoa
tak patahan batu cadas
kuat mengulum karmaku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar