Rabu, 08 Februari 2012

PERCAKAPAN MENJELANG MALAM


Sajak : DG. Kumarsana
 
Begitu dekatnya jarak ini suatu hari kawanku
bulan bercakap cakap  di ujung lintas kerlip lampu jalanan
hidup penuh bayang ditelan ruas cahaya  malam
sebuah percakapan melahirkan anak anak yang tumbuh di musim hujan
                                                            di musim keabadian
                                                                                    yang selalu abadi
menjadi bara yang menjanjikan patung-patung kehidupan dalam senyap huninya
bayangmu
kau cakar langit terjaga malam malamku : nyelinap
hingga sukar meraba nakar arah waktu kantukku
dermaga yang beku hilang di simpang gelap
hilang arah samudera raya
tanpa ujung yang pasti selalu milik kita laut hitam
dan senantiasa menjanjikan percakapan tiada henti
bersama sarang ombak demi ombak yang silih berganti datang menapak
gelapnya kesembunyian matahariku
yang tak sampai sampai
mengejarku

            Kalau jarak hari enggan dekat
            ataupun melampaui jarakku berangan berganti rupa
            untuk berdekatan
            janganlah jadi penyihir malam yang mencumbu segala anganku
            dalam ke sia-siaan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar