Jumat, 20 Januari 2012

SEMBALUN DINI HARI


Sajak DG Kumarsana

 
Menatap pembaringan pada dunia memutar
kabut kian menampakkan tubuhmu basah seakan menaburkan air yang berpindah
tengadah menatap langit susupi jalannya cahaya hingga menemukan nasibnya sendiri sendiri
sudah tak menghalang lagi arah perjalanan mengaburkan jarak pandang yang kian tak berjarak, menguburkan angan tak sampai, bilangan mata mampu menatap
dunia pecah berputar putar menuntun mataku diam seakan meraba angin yang lupa berdesir
sesaat senyap.seperti waktu sebentuk batu cadas tak bergeming memetakan tanggalan terpahat dari ruang terpilah pilah menyekat jiwamu
siapa lahir hari ini, siapa mati hari ini
satu batu nisan bertuliskan riwayat berjalan bersama waktu
tidak untuk dikenang apalagi mencatat dalam sejarah
ruh pembaringanmu senantiasa memutar dunia


Tidak ada komentar:

Posting Komentar